Maulid Nabi di Aie Abu Jadi Ruang Aspirasi, Wabup Candra Dorong Pembebasan Lahan untuk Jalan
Kaba Sumbar - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Hidayah, Jorong Aie Abu, Nagari Aie Dingin, Kecamatan Lembah Gumanti, Selasa (1/9/2026), tak sekadar menjadi momentum untuk mengenang keteladanan Rasulullah.
Di tengah suasana religius tersebut, masyarakat justru memanfaatkan kesempatan kehadiran Wakil Bupati Solok H. Candra untuk menyampaikan persoalan yang selama ini mereka hadapi, terutama kondisi jalan Jorong Aie Abu yang mengalami kerusakan cukup parah.
Aspirasi itu disampaikan langsung di hadapan Wabup Candra yang hadir bersama Sekretaris Nagari Aie Dingin Adi Marsiswandi, Kepala Jorong Aie Abu Amprizal, tokoh Nagari Aie Dingin Endra Putra Gunawan dan Dabrul Alaina, BPN Nagari Aie Dingin beserta anggota, pengurus Masjid Nurul Hidayah Jamilus, serta ninik mamak, bundo kanduang, pemuda dan masyarakat setempat.
Pengurus Masjid Nurul Hidayah, Jamilus, dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kabupaten Solok terhadap masyarakat Jorong Aie Abu.
Ia juga berharap masjid tersebut dapat menjadi salah satu lokasi yang diprioritaskan dalam agenda Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Solok pada 2027 mendatang.
“Terima kasih kepada Pak Wabup H. Candra yang sudah hadir di sela-sela kesibukan Bapak sebagai kepala daerah. Kami berharap Masjid Nurul Hidayah Jorong Aie Abu menjadi prioritas kunjungan Bapak saat Safari Ramadan 2027 nanti,” ujar Jamilus.
Aspirasi lain datang dari Sekretaris Nagari Aie Dingin, Adi Marsiswandi. Ia mengungkapkan kondisi jalan di Jorong Aie Abu yang dinilai sudah sangat memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serius pemerintah.
Menurut Adi, persoalan akses jalan tersebut merupakan kebutuhan mendasar masyarakat yang sudah berlangsung cukup lama.
“Sudah 81 tahun Indonesia merdeka, dunsanak kita di Jorong Aie Abu masih belum merasakan sepenuhnya. Karena itu, kami meminta kepada Bapak Wabup agar bisa memperjuangkan jalan di Jorong Aie Abu yang saat ini kondisinya mengalami rusak berat,” kata Adi.
Wabup Minta Lahan Dibebaskan
Menanggapi aspirasi tersebut, Wabup Candra tidak sekadar memberikan jawaban normatif. Ia justru meminta pemerintah nagari bersama masyarakat segera menyiapkan salah satu persyaratan penting agar rencana peningkatan jalan tersebut dapat diperjuangkan melalui program pemerintah.
Candra meminta Sekretaris Nagari, Kepala Jorong dan masyarakat memastikan ketersediaan lahan dengan lebar jalan mencapai 15 meter.
“Khusus perbaikan jalan yang kondisinya rusak berat, saya meminta kepada Sekretaris Nagari, Kepala Jorong dan masyarakat agar jalan tersebut bisa dibebaskan dengan lebar 15 meter. Nanti akan kita usulkan melalui dana Inpres,” ujar Candra.
Menurutnya, kesiapan lahan menjadi langkah penting agar rencana peningkatan infrastruktur jalan dapat dipersiapkan secara matang, baik dari sisi teknis maupun administrasi.
Pernyataan tersebut langsung mendapat perhatian masyarakat yang hadir. Harapan untuk mendapatkan solusi atas persoalan jalan yang selama ini menjadi keluhan pun kembali terbuka.
Kini, pemerintah nagari dan masyarakat memiliki pekerjaan awal untuk memastikan pembebasan lahan sehingga usulan peningkatan jalan tersebut dapat diperjuangkan melalui program yang tersedia.
Aie Abu Prioritas Safari Ramadan 2027
Tak hanya persoalan jalan, aspirasi masyarakat agar Jorong Aie Abu menjadi lokasi Safari Ramadan juga mendapat respons positif dari Wabup Candra.
Ia menyampaikan bahwa Jorong Aie Abu akan diupayakan menjadi salah satu lokasi prioritas kunjungan Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Solok pada 2027 mendatang.
“Untuk Safari Ramadan, insyaallah akan kita prioritaskan tahun 2027 nanti di sini,” ungkapnya.
Momentum Meneladani Rasulullah
Dalam tausiyahnya, Wabup Candra mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk meneladani akhlak, kepemimpinan dan keteladanan Rasulullah.
Menurutnya, Rasulullah SAW merupakan pribadi sekaligus pemimpin agung yang patut menjadi teladan bagi seluruh umat Islam.
“Kita sebagai umat Rasulullah wajib meneladani beliau karena merupakan pribadi serta pemimpin yang agung. Setiap kita adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat kelak,” tuturnya.
Candra menegaskan, salah satu misi utama Rasulullah SAW diutus Allah SWT adalah memperbaiki akhlak manusia.
Karena itu, semangat peringatan Maulid Nabi hendaknya diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghormati, menjaga persatuan, memperkuat kepedulian sosial dan memberikan manfaat bagi sesama.
“Sitawa Sidingin” bagi Warga Aie Abu
Kehadiran Wabup Candra di tengah masyarakat Jorong Aie Abu mendapat sambutan antusias. Bagi warga, kehadiran seorang kepala daerah yang bersedia mendengarkan langsung persoalan masyarakat menjadi sesuatu yang sangat berarti.
“Sitawa sidingin bagi kami, Pak Wabup ini pemimpin paket lengkap. Bisa berdakwah sekaligus memberikan solusi bagi kami,” ujar salah seorang warga Jorong Aie Abu yang diamini masyarakat lainnya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Hidayah akhirnya menjadi lebih dari sekadar ruang untuk mengenang perjalanan dan keteladanan Rasulullah.
Dari masjid itu, masyarakat juga menitipkan harapan tentang pembangunan—tentang jalan yang selama ini mereka lalui dalam kondisi rusak dan harapan agar akses tersebut suatu hari menjadi lebih layak.
Kini, masyarakat Jorong Aie Abu tinggal menunggu bagaimana aspirasi tersebut dikawal dan diwujudkan. Terutama, bagaimana rencana peningkatan jalan melalui program Inpres dapat direalisasikan setelah proses pembebasan lahan dipersiapkan bersama. (Irman Kuto)